Yayasan Amirul Ummah

Di Tengah Ramainya Arus Mudik, YAU Salurkan 300 Al-Qur’an ke Pelosok Garut

Garut, 18 Maret 2026 – Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan, Yayasan Amirul Ummah kembali menyalurkan wakaf Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap penyebaran dakwah Islam di wilayah pelosok. Program ini menyasar daerah terpencil di Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat .

Di balik ramainya arus mudik pada 27 Ramadhan 1447 H , tim Yayasan Amirul Ummah tetap berupaya menjalankan amanah penyaluran wakaf Al-Qur’an ke daerah pelosok. Tingginya mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri membuat perjalanan menjadi lebih menantang. Tim bahkan harus berlomba mendapatkan kursi bus agar dapat berangkat sesuai jadwal.

Dengan penuh ikhtiar, tim berangkat dari Jakarta pada pukul 03.00 pagi menuju Kabupaten Garut. Dalam kondisi normal, perjalanan biasanya hanya memakan waktu sekitar 3 hingga 3,5 jam . Namun karena padatnya arus mudik Ramadhan, perjalanan menjadi jauh lebih lama dari perkiraan.

Setelah melalui perjalanan panjang dan kemacetan di beberapa titik jalur mudik, tim akhirnya tiba di Terminal Garut sekitar pukul 12.00 siang (waktu Dzuhur) . Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju lokasi penyaluran di wilayah Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi .

Dari terminal menuju desa tujuan, tim masih harus menempuh perjalanan sekitar satu jam perjalanan , itu pun jika kondisi jalan tidak mengalami kemacetan. Meski perjalanan yang ditempuh cukup panjang dan melelahkan, rasa lelah tersebut seakan terobati ketika tim tiba di lokasi. Senyuman dan antusias para santri yang telah menunggu kedatangan Al-Qur’an baru menjadi penyemangat tersendiri bagi tim. Kehadiran mushaf Al-Qur’an tersebut diharapkan dapat menambah semangat para santri dalam belajar, membaca, dan menghafal Al-Qur’an.

Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Amirul Ummah menyebarkan 300 naskah Al-Qur’an yang didistribusikan ke tiga titik pondok pesantren yang berada di Desa Sarimukti. Penyaluran ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan Al-Qur’an di daerah pelosok yang masih memiliki keterbatasan sarana dan fasilitas keagamaan.

Salah satu penerima manfaat, Ustadz Misbah , selaku pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, menyampaikan rasa terima kasih dan terima kasih kepada Yayasan Amirul Ummah serta para donatur yang telah berpartisipasi dalam program wakaf Al-Qur’an ini.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Yayasan Amirul Ummah dan para donatur. Bantuan wakaf Al-Qur’an ini sangat berarti bagi para santri dan jamaah kami di sini. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ujar Ustadz Misbah.

Kebahagiaan juga tampak dari para santri serta jamaah ibu-ibu yang menerima Al-Qur’an tersebut. Mereka menyambut dengan penuh antusias bantuan yang diharapkan dapat membantu kegiatan belajar mengaji serta memperdalam pemahaman agama.

Melalui program wakaf Al-Qur’an ini, Yayasan Amirul Ummah terus berkomitmen untuk mendukung pemerataan akses Al-Qur’an , khususnya di wilayah terpencil. Harapannya, setiap Muslim memiliki kesempatan untuk membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an, serta terbebas dari buta huruf Al-Qur’an.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top