![]()
Lampung – Sebanyak 820 naskah Al-Qur’an berhasil disalurkan ke sejumlah TPQ dan madrasah di Provinsi Lampung melalui program kolaborasi antara PKIMB dan Yayasan Amirul Ummah. Distribusi dilakukan menggunakan dua mobil yang harus melintasi pulau menggunakan kapal feri demi menjangkau lokasi penerima manfaat di berbagai daerah.
Dalam proses distribusi, setiap kardus berisi 50 naskah Al-Qur’an dengan berat mencapai 33 kilogram. Perjalanan panjang tersebut dilakukan untuk memastikan para santri dan masyarakat di pelosok tetap memiliki akses terhadap mushaf Al-Qur’an yang layak untuk digunakan belajar dan menghafal.
Perjalanan Membawa ratusan Mushaf Al-Qur’an
Perjalanan penyaluran Al-Qur’an bukanlah hal yang mudah. Tim harus menempuh perjalanan darat yang cukup panjang dan melintasi lautan menggunakan kapal feri demi mengantarkan amanah wakaf Al-Qur’an hingga sampai ke tangan para penerima manfaat.
Meski melewati berbagai tantangan perjalanan, semangat tim penyaluran tetap kuat karena melihat besarnya kebutuhan Al-Qur’an di sejumlah TPQ dan madrasah yang dikunjungi.
Penyaluran Dimulai dari Bandar Lampung
Hari pertama penyaluran dimulai di TPQ Darul Qur’an, wilayah Kemiling, Kota Bandar Lampung. Bantuan Al-Qur’an diberikan kepada para santri yang aktif mengikuti kegiatan belajar mengaji setiap harinya.
Pimpinan TPQ Darul Qur’an, Ustadz Zul Kedaung, menyampaikan rasa syukur atas bantuan mushaf yang diterima.
“Jazakallohu khoiron katsiron atas Al-Qur’an yang telah diberikan. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan pihak yang terlibat,” ujar beliau.
![]()
![]()
Menjelang waktu magrib, tim melanjutkan perjalanan menuju TPQ Al Inayah di wilayah Panjang Selatan, Kota Bandar Lampung. Tempat pengajian yang berada di kawasan pinggir pulau tersebut menjadi tempat belajar mengaji bagi para ibu-ibu lanjut usia yang tetap semangat mempelajari Al-Qur’an.
Meski usianya tidak lagi muda, para jamaah pengajian tetap rutin menghadiri kegiatan mengaji setiap hari. Semangat mereka menjadi bukti bahwa belajar Al-Qur’an tidak mencapai batas usia.
Bunda Dewi selaku pengurus TPQ Al Inayah mengaku berterima kasih atas bantuan mushaf Al-Qur’an yang diberikan untuk menunjang kegiatan belajar para jamaah.
![]()
Hari Kedua Menuju Pesawaran dan Lampung Tengah
Perjalanan hari kedua dimulai sejak subuh. Tim relawan melanjutkan perjalanan menuju Madrasah Mathlaul Anwar di Kabupaten Pesawaran.
Al-Qur’an disalurkan untuk mendukung kegiatan belajar para santri di madrasah tersebut. Perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu yang cukup lama, namun rasa lelah terbayar saat melihat antusias para santri menerima mushaf Al-Qur’an baru
![]()
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju TPQ Baiturrahim di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Kondisi tempat pengajian tersebut cukup sederhana dengan fasilitas yang sangat terbatas. Ruangan belajar terasa panas tanpa kipas angin maupun pendingin ruangan.
Selain itu, jumlah Al-Qur’an yang tersedia sebelumnya masih sangat minim sehingga para santri harus menggunakannya secara bergantian saat belajar mengaji.
Namun batasan tersebut tidak mengurangi semangat Ustadz Bambang Ariyanto dalam membina anak-anak agar tetap dekat dengan Al-Qur’an dan semangat menuntut ilmu agama.
Kedatangan mushaf Al-Qur’an baru pun disambut penuh antusias oleh para santri dan Guru mengaji. Wajah bahagia terlihat saat mereka menerima Al-Qur’an yang nantinya akan digunakan untuk belajar setiap hari.
![]()
TPQ Baitul Kirom Berdiri dari Tanah Warisan untuk Dakwah
Titik kelima penyaluran berada di TPQ Baitul Kirom, Kecamatan Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah. Tempat pengajian ini berdiri di atas tanah warisan keluarga yang dimanfaatkan sebagai sarana dakwah dan pendidikan Al-Qur’an bagi masyarakat sekitar.
Di tempat inilah para santri belajar membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an setiap harinya. Kehadiran mushaf baru menjadi kebahagiaan tersendiri bagi mereka karena sebelumnya jumlah Al-Qur’an yang tersedia masih terbatas.
Para pengurus berharap bantuan ini dapat semakin meningkatkan semangat belajar para santri serta menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus mencintai Al-Qur’an.
![]()
Menyalakan Semangat Mengaji di Pelosok Negeri
Program pendistribusian Al-Qur’an ini menjadi bagian dari upaya mendukung pendidikan Islam serta membantu kebutuhan mushaf di berbagai TPQ dan madrasah di daerah pelosok.
Melalui kolaborasi PKIMB bersama Yayasan Amirul Ummah, diharapkan semakin banyak santri dan masyarakat yang dapat belajar Al-Qur’an dengan lebih nyaman meski berada di tengah keterbatasan fasilitas.
Penyaluran ini juga menjadi pengingat bahwa masih banyak tempat pengajian yang membutuhkan perhatian dan dukungan agar kegiatan belajar Al-Qur’an dapat terus berjalan dan melahirkan generasi pecinta Al-Qur’an di masa mendatang