Depok,12 Maret 2026 – Dalam Rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan yang Penuh dengan Amal Kebaikan,dimana setiap umat Muslim yang berlomba-lomba melakukan amal kebaikan, Yayasan Amirul Ummah kembali bersinergi dengan Keluarga Raudhoh untuk menebar kebahagian bagi para santri yatim dhuafa.
Kegiatan ini dilaksanakan Yayasan Yatim Duafa Kafilaturosul Depok. Sebanyak 32 santri yatim dhuafa yang tinggal di yayasan menerima manfaat dari program ini. Para santri tersebut terdiri dari 7 santri tingkat Sekolah Dasar (SD), 11 santri tingkat Mengah Pertama (SMP), dan 14 santri tingkat Sekolah Mengah Atas (SMA).
Melalui program Santunan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Paket Sembako untuk kebetuhan sahur dan berbuka Santri di bulan Ramadhan.
Dalam Kegiatan tersebut,Setiap Santri menerima santunan Sebesar Rp.100.000 Serta bantuan sembako untuk kebutuhan para santri di yayasan. Bantuan sembako yang disalirkan antara lain beras , Telor, Mie instan, Sarden, gula dan kebutuhan pokok lainnya
Ilham dari tim yayasan amirul ummah menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekedar menyalurkan bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa kebersamaan bagi para santri yatim.
“Program ini kami hadirkan Kembali bukan sekedar memberikan santunan, namun juga berusaha membuktikan betapa pedulinya kita,dan betapa sedihnya kita terhadap mereka, Kami ingin mereka merasakan kehangatan keluarga dan kebahagiaan, sehingga tidak merasa kesepian.” Ujarnya
Perwakilan dari Raudhoh Family juga menyampaikan rasa terima kasih karena dapat kembali berbagi kepada sesama melalui kegiatan ini.
“Kami bersyukur, insyaAllah kita bisa berbagi dalam bentuk kepedulian kepada sesama. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membawa kebahagiaan bagi kita semua. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Amirul Ummah yang telah bersinergi bersama kami selama tiga tahun berturut-turut dalam menyampaikan kebaikan ini,” ujar salah satu perwakilan Raudhoh Family
Suasana acara berlangsung penuh haru dan kehangatan. Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu santri yatim dengan suara yang merdu. Seluruh yang hadirin membayangkan khusyuk mendengarkan setiap ayat yang dilantunkan, menghadirkan suasana yang tenang dan menyentuh hati. Tim YAU dan Raudhoh Family merasa kagum danaikan orang tuanya masih ada pasti dia bangga padanya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan shalawat bersama yang diiringi oleh hadroh para santri. Semua yang hadir ikut melantunkan pujian kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan penuh semangat, terlebih lagi kegiatan tersebut berlangsung di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.
Momen paling mengharukan terjadi saat santunan diberikan kepada para santri satu per satu. Para santri menerima bantuan sambil bersalaman dan mendapatkan pelukan penuh kasih dari keluarga besar Keluarga Raudhoh. Suasana haru pun tak terbendung, terlihat dari mata yang berkaca-kaca di antara para hadirin yang ikut merasakan kebahagiaan sekaligus keharuan dalam momen tersebut.
Pengasuh Yayasan Yatim Piatu Kafilaturrosul, Ustadz Dedeng menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Yayasan Amirul Ummah dan para donatur dari Keluarga Raudhoh.
“Terima kasih kepada Yayasan Amirul Ummah dan para donatur dari Raudhoh Family yang telah bersilaturahmi dan memberikan bantuan untuk anak-anak kami. Tidak ada kata lain selain Jazakumullahu khairan katsiran. Semoga Allah membalas semua kebaikan yang telah diberikan,”
Melalui Program ini Raudhoh Family mengahadirkan sesuatu yang tak kalah penting:kebahagiaan,pengalaman,dan semangat baru bagi para santri yang bertahan di bulan ramadhan.
Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Raudhoh Family yang telah mendukung program ini selama tiga kali Ramadhan berturut-turut. Kami sangat senang melihat anak-anak begitu antusias. Kegembiraan itu terlihat dari raut wajah mereka yang tidak bisa disembunyikan. Semoga kita dapat kembali melaksanakan kegiatan ini pada Ramadhan berikutnya untuk menebar kebaikan dan kebahagiaan yang lebih luas lagi. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk terus istiqamah dalam menebar kebaikan,” tutup Tim YAU